belakangan, kota kami semarak meriah dengan tampilan banner-asal-pasang, yang biasanya memajang senyum rupawan dari calon pemimpin masa depan, dipenuhi pula banner itu dengan rentetan kata janji terdengar menyenangkan, melambungkan asa bagi siapa yang tak sengaja membacanya.
mereka, atau apalah yang saya sangat tak paham apa dan bagaimana jalan main peraturan yang ada. pemilu memang sudah dekat, tapi apakah tak ada aturan kesopanan yang santun dalam bersaing?. kenapa mereka, calon pemimpin kami di masa datang, sudah mengambil ancang-ancang mempromosikan diri di hadapan khalayak ramai?.sepenting itukah kekuasaan bagi mereka hingga tak sadar telah berlomba lomba mengganiti wajah kota dengan polah kampanye mereka?.
apa menghabiskan sisa amanah memimpin kota tidak terlalu menantang lagi?
saya sudah muak pada janji. pada harapan yang mulai selalu dilambungkan menjelang detik-detik menegangkan perebutan kekuasaan. partai-partai hanya terlihat batang hidung nya saat ini saja. lama saya terlupakan kalau negeri ini punya banyak parpol yang menasbihkan diri sebagai perpanjangan tangan rakyat. mereka keluar kandang hanya di saat butuh makanan.
waktu kenyang malas beringsut.
Thursday, 13 March 2008
Tuesday, 4 March 2008
KuliahKu
baru tadi siang diceramahi dosen gila.
yang berfikir kalau semua bisa terjadi dan dapat kaya mendadak dengan ongkang-ongkang kaki. membodohi mahasiswanya kalau cari duit itu mudah dan berusaha meyakinkan kami kalau dialah bukti nyata dari kemudahan itu.
"Lihat saya!!" begitu kira-kira arti dari tatapan matanya.
ya, tentu saja pak dosen!
atas apa yang anda teriakkan tadi, semua nya pasti tampak mudah meriah jika kita punya stok yang agak banyak pada satu hal ini : MODAL.
ya. dengan modal berlimpah, semua nya dapat terjadi kawan.
tentu negeri ini pun terbeli bila uang yang berbicara.
tapi Anda lupa, bahwa hitungan dimulai dari angka 0. bukan dari duabelas bahkan limapuluh.
tidak. semua nya dimulai dari ketiadaan. dari tidak memiliki apa-apa. lalu, bagaimana dengan buaian mimpi siang hari anda tadi?. tentu apa daya tangan tak sampai. hidup takkan berjalan dengan ongkang-ongkang kaki. Tetapi hidup harus dilalui dengan berlari!
ayolah. mari kita ganti topik yang lebih menawan. sudah tuli kami mendengar mimpi kaya mendadak. ajari saja kami bagaimana menjadi orang baik.
yang berfikir kalau semua bisa terjadi dan dapat kaya mendadak dengan ongkang-ongkang kaki. membodohi mahasiswanya kalau cari duit itu mudah dan berusaha meyakinkan kami kalau dialah bukti nyata dari kemudahan itu.
"Lihat saya!!" begitu kira-kira arti dari tatapan matanya.
ya, tentu saja pak dosen!
atas apa yang anda teriakkan tadi, semua nya pasti tampak mudah meriah jika kita punya stok yang agak banyak pada satu hal ini : MODAL.
ya. dengan modal berlimpah, semua nya dapat terjadi kawan.
tentu negeri ini pun terbeli bila uang yang berbicara.
tapi Anda lupa, bahwa hitungan dimulai dari angka 0. bukan dari duabelas bahkan limapuluh.
tidak. semua nya dimulai dari ketiadaan. dari tidak memiliki apa-apa. lalu, bagaimana dengan buaian mimpi siang hari anda tadi?. tentu apa daya tangan tak sampai. hidup takkan berjalan dengan ongkang-ongkang kaki. Tetapi hidup harus dilalui dengan berlari!
ayolah. mari kita ganti topik yang lebih menawan. sudah tuli kami mendengar mimpi kaya mendadak. ajari saja kami bagaimana menjadi orang baik.
Subscribe to:
Posts (Atom)
.jpg)


